SANKSI YANG BERSINERGI MEMBANGUN DEDIKASI DI SMEEDA
I. PENDAHULUAN*
Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, SMPN 2 Cerme melaksanakan rangkaian kegiatan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh warga sekolah. Nilai kesaktian Pancasila tidak hanya dimaknai melalui upacara, tetapi juga melalui pembiasaan karakter positif di lingkungan SMEEDA.
II. TUJUAN KEGIATAN
- Memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan khidmat.
- Menanamkan nilai sejarah perjuangan bangsa melalui media film.
- Membangun kesadaran karakter peduli lingkungan melalui pembinaan yang mendidik.
III. PELAKSANAAN KEGIATAN
Pukul 07.00 - 08.00 WIB : Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti upacara dengan tertib di lapangan sekolah.
Pukul 08.00 - Selesai : Kegiatan Lanjutan
Setelah upacara, seluruh siswa kembali ke kelas masing-masing.
1. Agenda Nobar Film G30S/PKI: Dilaksanakan di Ruang IFP secara bergiliran per dua kelas karena keterbatasan tempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sejarah yang benar tentang pentingnya mempertahankan Pancasila.
2. Pembelajaran Harian Biasa: Bagi kelas yang menunggu giliran nonton, tetap melaksanakan KBM seperti biasa agar pembelajaran tetap efektif.
IV. DINAMIKA DAN PEMBINAAN KARAKTER
Dalam setiap kegiatan pasti ada dinamika. Ada saja siswa yang kelebihan energi saat proses perpindahan kelas dan menunggu giliran.
Menyikapi hal tersebut, Bapak Rois selaku guru melakukan pembinaan dengan pendekatan yang BERSINERGI dan MENDIDIK.
Siswa tersebut tidak dimarahi dengan kekerasan, melainkan diberi sanksi tugas “memungut sampah di lingkungan sekolah”.
V. MAKNA DAN HASIL: DARI SANKSI MENJADI DEDIKASI
Alhamdulillah, sanksi yang diberikan tersebut justru membawa manfaat yang luar biasa dan selaras dengan nilai SMEEDA:
Terjadi kolaborasi antara guru dan siswa untuk menjaga kebersihan.
Siswa belajar bertanggung jawab atas perbuatannya secara mandiri.
Dari tugas memungut sampah, tumbuh kesadaran akan pentingnya hidup bersih. Kini budaya bersih menjadi dedikasi bersama seluruh warga SMEEDA.
VI. PENUTUP
Dengan demikian, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menguatkan karakter. Dari sebuah sanksi sederhana, lahirlah budaya positif yang membangun dedikasi di SMEEDA.